Muhammad Nazar Gamers Indonesia sejak 2007, Menjadi pengurus beberapa Organisasi di DKI Jakarta, Lulusan di salah satu Sekolah favorit di DKI Jakarta, Terjun di bidang blogger ini ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan melalui website pribadi.

Pengertian Pancasila: Arti, Sejarah, Fungsi & Tujuan Pancasila

3 min read

Pengertian Pancasila

Pengertian Pancasila Secara Umum

Apa itu arti Pancasila ? Mengapa kita harus memahami makna Pancasila ? Pengertian Pancasila adalah suatu ideologi dan dasar negara Indonesia yang menjadi ideologi terbuka bangsa serta cerminan kepribadian bangsa Indonesia. Selain itu, Pancasila merupakan ideologi khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh bxangsa lain. Sehingga rakyat Indonesia diwajibkan untuk memahami pengertian Pancasila untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar makna pancasila dapat di terima dengan baik.

  • Pengertian Pancasila Secara Etimologis

Secara etimologis istilah “Pancasila” berasal dari bahasa Sansekerta. Menurut Muhammad Yamin, dari bahasa Sansekerta perkataan ‘Pancasila” memiliki dua macam arti secara leksikal, yaitu :

  1. “Panca” artinya “lima”.
  2. “Syila artinya “batu sendi”,”alas”, “dasar”
  3. “Syiila” artinya “peraturan tingkah laku dengan baik”.

Oleh karena itu secara etimologis kata “Pancasila” itu artinya adalah istilah “Panca Syilla” memiliki makna leksikal “berbatu sendi lima” atau secara harfiah yaitu “dasar yang memiliki lima unsur”.

  • Pengertian Pancasila Secara Terminologis

Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 itu telah melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu negara-negara yang telah merdeka harus melengkapi alat-alat perlengkapan negara, maka Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) segera mengadakan sidang. Dalam sidangnya tanggal 18 Agustus 1945 telah berhasil mengesahkan UUD Negara Republik Indonesia yang dikenal dengan UUD 1945. Adapun UUD 1945 terdiri atas dua bagian yaitu Pembukaan Uud 1945 dan pasal-pasal UUD 1945 yang berisi 37 pasl, 1 aturan Aturan Peralihan yang terdiri atas 4 pasal dan 1 Aturan Tambahan terdiri atas 2 ayat. Rumusan Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 secara konstisional sah dan benar Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Republik Indonesia.

Pengertian Pancasila Menurut Para Ahli :

1. Ir. Soekarno

Pengertian Pancasila menurut Ir. Soekarno ialah isi jiwa negara Indonesia secara keturunan yang terpendam sekian abad bisu oleh kebudayaan barat. Sehingga Pancasila tidak hanya falsafat negara, namun bisa diartikan lebih luas lagi yaitu falsafah dan bangsa Indonesia.

2. Muhammad Yamin

Pengertian Pancasila menurut Muhammad Yamin berawal dari kata Panca yang artinya lima dan Sila yang artinya itu dasar, sendi, asas, peraturan tingkah laku yang baik dan yang penting. Dengan begitu, Pancasila adalah lima dasar yang isinya adalah aturan atau pedoman mengenai tingkah laku yang baik dan yang penting.

3. Notonegoro

Definisi Pancasila menurut Notonegoro adalah dasar falsafah negara Indonesia, sehingga Pancasila bisa dapat disimpulkan Pancasila adalah dasar falsafah serta ideologi negara diharapkan bisa membentuk pandangan hidup negara Indonesia, yaitu sebagai lambang persatuan dan kesatuan, sebagai dasar pemersatu bangsa, dan juga sebagai bagian dari pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Butir butir Pancasila
Sumber : thegorbalsla

Butir-Butir Pancasila dan Lambang Garuda Pancasila

Dalam bagian Pembukaan UUD 1945 tercantum butir-butir Pancasila sebagai berikut :

1. Ketuhanan Yang Maha Esa.

  • Mengembangkan sikap saling menghargai dalam menjalankan ibadah, agama dan kepercayaan masing-masing.
  • Membina kerukunanan hidup antar umat beragama.
  • Seluruh rakyat Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

  • Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan
  • Mengakui adanya persamaan derajat, hak dan kewajiban setiap manusia tanpa melihat suku, keturunan, agama, ras, jenis kelamin, warna kulit, kebudayaan, dan lain sebagainya yang memang berbeda-beda.
  • Mengembangkan sikap saling mencintai dan menghargai antar sesama manusia.

3. Persatuan Indonesia.

  • Menempatkan kepentingan persatuan, kesatuan dan keselamatan bangsa Indonesia diatas kepentingan pribadi.
  • Mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan dengan Bhineka Tunggal Ika.
  • Rela berkorban demi kepentingan bangsa Indonesia.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.

  • Setiap rakyat Indonesia memiliki persamaan kedudukan, hak dan kewajiban.
  • Mengutamakan musyawarah dalam menggambil keputusan demi kepentingan bersama.
  • Musyawarah diambil untuk mencapai mufakat dengan semangat Kekeluargaan dan Kebersamaan.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • Mengembangkan sikap adil pada sesama rakyat Indonesia.
  • Senang memberi pertolongan/membantu orang lain.

Sejarah Pancasila

Proses perumusan teks Pancasila diawali ketika dalam sidang BPUPKI pertama dr. Radjiman widyodiningrat, mengajukan suatu masalah. Masalah itu tentang suatu pengajuan rumusan dasar negara Indonesia yang ingin dibentuk. Kemudian tampilah pada sidang tersebut tiga orang pembicara yaitu Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno.

Pada tanggal 1 Juni 1945 di dalam sidang tersebut Ir. Soekarno berpidato mengenai calon perumusan dasar negara Indonesia. Lalu untuk memberikan kata “Pancasila” yang artinya lima dasar, hal itu pendapat dari Soekarno dari pendapat salah satu temannya yang seorang ahli dalam bahasa yang tidak bisa disebut namanya.
Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamasikan kemerdekannya, kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945 disahkannya UUD 1945 termasuk Pembukaan UUD 1945 di mana didalamnya termuat lima prinsip sebagai satu dasar negara yang disebut Pancasila.

Sejak saat itu perkataan Pancasila menjadi bahasa Indonesia dan istilah umum. Walaupun dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945, tidak termuat istilah “Pancasila”, namun yang dimaksudkan Dasar Negara Republik Indonesia adalah yang disebut istilah “Pancasila”. Hal ini berdasarkan interprestasi historis terutama untuk membentuk calon rumusan dasar negara, yang secara spontan diterima oleh anggota sidang secara bulat.

Fungsi Pancasila :

  1. Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia
  2. Pancasila sebagai Kepribadian bangsa Indonesia
  3. Pancasila sebagai Jiwa bangsa Indonesia
  4. Pancasila sebagai Ideologi bangsa Indonesia
  5. Pancasila sebagai Sumber dari segala sumber hukum
  6. Pancasila sebagai Falsafah hidup bangsa Indonesia
  7. Pancasila sebagai Cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia
  8. Pancasila sebagai Perjanjian luhur bangsa Indonesia

Tujuan Pancasila :

  1. Menjadikan bangsa Indonesia yang adil dan makmur secara sosial dan ekonomi.
  2. Menjadi bangsa Indonesia yang menghargai Hak Asasi Manusia (HAM).
  3. Menghendaki bangsa Indonesia yang demokratis.
  4. Menjadikan warga negara Indonesia yang nasionalis yaitu mencintai tanah air Indonesia.
  5. Menghendaki bangsa Indonesia yang religus yaitu Bangsa yang taat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Demikianlah penjelasan ringkas tentang Pengertian Pancasila, Sejarah Pancasila, Fungsi Pancasila, dan Tujuan Pancasila. Semoga artikel ini dapat memberi wawasan dan bermanfaat untuk kalian yang sudah membaca. Marilah setiap 1 Juni yang disebut sebagai Hari Lahirnya Pancasila kita selalu ucapkan dengan slogan “Saya Indonesia, Saya Pancasila” agar semakin menumbuhkan rasa bangga kepada Tanah Air Indonesia.

Muhammad Nazar Gamers Indonesia sejak 2007, Menjadi pengurus beberapa Organisasi di DKI Jakarta, Lulusan di salah satu Sekolah favorit di DKI Jakarta, Terjun di bidang blogger ini ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan melalui website pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *