Muhammad Nazar Gamers Indonesia sejak 2007, Menjadi pengurus beberapa Organisasi di DKI Jakarta, Lulusan di salah satu Sekolah favorit di DKI Jakarta, Terjun di bidang blogger ini ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan melalui website pribadi.

Definisi Zakat, Macam – macam Zakat dan Cara menghitungnya

2 min read

Pengertian zakat

Definisi Zakat

Apa itu zakat ? Pengertian zakat adalah harta yang wajib/harus dikeluarkan oleh pemeluk agama islam apabila telah memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan oleh agama dan disalurkan kepada golongan yang berhak untuk menerimanya.

Makna Zakat menurut Bahasa Arab:

  1. Zakat bermakna At-Thohuru, artinya membersihkan / mensucikan. Yakni orang yang selalu meunaikan zakat karena Allah SWT. Allah SWT. Akan membersihkan dan mensucikan jiwanya dan hartanya.
  2. Zakat bermakna Al-Barakatu, artinya berkah. Yakni orang yang selalu menunaikan zakat, hartanya akan selalu dilimpahkan keberkahannya oleh Allah SWT.
  3. Zakat bermakna An-Numuw, artinya tumbuh dan berkembang. Yakni orang yang selalu menunaikan zakat, hartanya dan usahanya Insya Allah akan terus berkembang. Hal ini disebabkan karena kesucian dan keberhakan harta yang sudah ia keluarkan untuk berzakat.
  4. Zakat bermakna As-Sholahu, artinya keberesan. Yaitu orang yang selalu melaksanakan zakat, hartanya akan selalu beres dan jauh dari berbagai masalah.

Asnaf ( 8 Golongan )

Zakat merupakan salah satu Rukun Islam, zakat memiliki aturan mengikat dari segi ilmu fiqihnya, salah satu diantaranya adalah yang berhak menerima zakat.

Dalam QS. At-Taubah ayat 60, Allah memberikan ketentuan yaitu ada 8 golongan orang yang penerima zakat, yaitu:

  1. Fakir – Golongan orang yang hampir tidak memiliki harta/tempat tinggal sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.
  2. Miskin – Golongan orang yang memiliki harta tetapi tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar hidupnya.
  3. Amil – Golongan orang yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
  4. Mu’allaf – Golongan yang baru pindah agama ke Islam dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan ibadah kepada Allah.
  5. Hamba sahaya – Budak yang ingin memerdekakan dirinya.
  6. Gharimin – Golongan orang yang berhutang untuk kebutuhan hidupnya demi mempertahankan jiwanya.
  7. Fisabilillah – Golongan orang yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad dan sebagainya.
  8. Ibnus Sabil – Golongan orang yang kehabisan biaya dalam perjalanan atas ketaatan kepada Allah.

Jenis Zakat

Secara umum, Jenis zakat dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu:

  1. Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan bagi seorang muslim dan muslimah yang telah mampu untuk menunaikannya. Zakat fitrah harus dikeluarkan setahun sekali pada waktu awal bulan Ramadhan hingga batasnya sebelum sholat hari raya Idul Fitri.

Zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa. Namun, ketentuan ini dapat di ganti dengan uang yang senilai dengan 2,5kg atau 3,5 beras atau makanan pokok.

  1. Zakat Maal

Pengertian zakat maal merupakan zakat harta yang dimiliki seseorang atau suatu lembaga yang wajib dikeluarkan sesuai dengan hukum (Syara). Berbagai macam jenis zakat maal diatur sesuai dengan perhitungan/nisab zakat maal tersebut. Berasal bahasa Arab secara harfiah, maal berarti ‘harta’. Menurut bahasa, harta artinya segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia untuk memiliki, menyimpan dan memanfaatkannya. Secara istilah, harta merupakan segala sesuatu yang dapat dimiliki dan digunakan.

Macam-macam Zakat Maal

Secara lebih spesifik, zakat Maal terdiri dari 4 macam, yaitu :

  1. Zakat profesi/penghasilan

Zakat profesi adalah zakat atas gaji/upah yang ia peroleh dari pengembangan potensi diri seseorang yang sesuai syariat. Contohnya ia seorang guru, dokter, karyawan, maupun guru.

Nisab zakat profesi sebesar 5 wasak / 653 kg gabah setara dengan 520 kg beras dan besarnya adalah 2,5%.

  1. Zakat perniagaan

Zakat perniagaan termasuk dalam zakat maal. Zakat perniagaan merupakan zakat ini dikenakan pada perniagaan yang dilakukan secara individu maupun kelompok yang digunakan  untuk kegiatan jual beli.

Nisab zakat perniagaan senilai 20 dinar / 85 gram emas dengan besar 2,5%, yang telah berjalan selama setahun. Zakat perniagaan ini bisa dalam bentuk uang ataupun barang.

  1. Zakat emas dan perak

Seseorang yang memiliki emas dan perak wajib dikeluarkan zakatnya. Oleh karena itu, nisab zakat emas adalah 85 gram dan perak 595 gram. Kadar zakatnya sebesar 2,5% dari perhitungan haul selama 1 tahun.

Cara menghitungnya yaitu  2,5% dari emas dan perak yang disimpan selama 1 tahun.

  1. Zakat Investasi

Pengertian zakat investasi adalah zakat yang diambil dari harta yang diperoleh hasil investasi yang diambil dari hasil, bukan  modal yang ditanam.

zakat investasi yang dikeluarkan sebesar 5% untuk penghasilan bruto dan 10% untuk penghasilan neto dari hasil yang didapatkan, bukan modal.

Dari penjelasan di atas,  semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua. Dan semoga setelah kalian membaca artikel ini, anda akan semakin semangat untuk berzakat dan menambah wawasan kalian tentang arti dan nisab/ketentuan tentang zakat.

 

Muhammad Nazar Gamers Indonesia sejak 2007, Menjadi pengurus beberapa Organisasi di DKI Jakarta, Lulusan di salah satu Sekolah favorit di DKI Jakarta, Terjun di bidang blogger ini ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan melalui website pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *